RSS

DIAGNOSIS KANKER


Kebanyakan kanker dikenali karena gejala tampak atau melalui screening. Namun, kedua metode ini tidak menuju ke diagnosis yang jelas, sehingga masih membutuhkan sebuah biopsi (pengambilan jaringan tubuh guna pemeriksaan laboratorium).
Karena kanker juga dapat disebabkan karena adanya metilasi pada promotor gen tertentu, maka deteksi dini dapat dilakukan dengan menguji gen yang menjadi biomarker untuk kanker. Misalnya untuk kanker payudara dapat digunakan biomarker BRCA, sedangkan untuk kanker kolorektal dapat menggunakan biomarker Sox17.
Upaya pendeteksian kanker yang terkini adalah dengan Digital Infrared Imaging. Teknik ini untuk memonitor kesehatan payudara dan leher rahim pada wanita terhadap adanya proses prakanker. Prinsip kerjanya adalah bahwa benda pada temperatur tertentu akan memancarkan radiasi gelombang elektromagnet dari permukaan yang tidak kasat mata, dimana intensitas maksimum terjadi pada panjang gelombang daerah sinar inframerah. Aktivitas kimia dan aktivitas pembuluh darah didalam jaringan sekitar prakanker yang sedang tumbuh selalu lebih tinggi daripada jaringan normal.
Namun, jika kanker telah ditemukan maka perlu adanya pemeriksaan penentuan stadium (staging) oleh dokter untuk membantu dalam merencanakan pengobatan yang tepat dan menentukan prognosis perjalanan penyakitnya. Staging bisa dilakukan dengan menggunakan :
1. Pemindaian / scanning
2. Mediastinoskopi
3. Biopsi sumsum tulang.
4. Pembedahan
5. CT Scan (Computed Tomography Scan)
6. MRI (Magnetic Resonance Imaging)

0 comments:

Powered by Blogger.